Identifikasi Seni Kriya

Minggu, 27 Desember 2015

1. PENGERTIAN KRIYA 
Bidang keilmuan yang mempelajari pengetahuan, keterampilan dan kreatifitas berkarya rupa, yang bertolak dari pendekatan medium, kepekaan estetik, kebutuhan keseharian (utiliatrian) dan mengandalkan keterampilan manual (manual dexterity ) FSRD ITB.

Seni kriya (seni kerajinan tangan, handycraft) dapat diartikan, suatu bentuk/karya yang dikerjakan secara manual atau dibantu dengan alat lain sebagai benda yang berguna bagi kepentingan manusia (T. Bahtiar).

Nilai-nilai Seni Kriya 
  1. Hasil karya kriya diutamakan mengandung nilai keunikan konseptual, tema, imajinatif, emosional dan inderawi (visual, tactile, olfactory). 
  2. Kriya juga merupakan metoda berkarya sekaligus mendesain produk yang mengutamakan nilai kualitas estetika, fungsional, keunikan, tema, makna dan pesan filosofis. 
2. PRASEJARAH
Zaman ketika manusia belum mengenal tulisan, tidak memiliki tempat tinggal tetap/menetap sementara, hidup menyatu dengan alam. 

Bentuk Karya Seni
Lukisan dinding yang ada di gua 
  1. Fetis adalah benda bertuah yang dijadikan jimat untuk melindungi pemakainnya 
  2. Totem sosok setengah manusia dan setengah binatang yang dijelmakan dalam bentuk hiasan, lukisan, dan patung
  3. Filosofis : karya-karya seni diilhami tradisi animis-magis
  4. Bahan : banyak dibuat dari kayu, batu, dan perunggu.
Prasejarah
 
3.4. PERIODE HINDU-BUDHA 
Ciri-Periode Hindu 
  1. Keahlian bercocok tanam semakin maju. 
  2. Seni bangunan (terutama bangunan dari batu), seni pahat, dan pengolahan logam telah mereka miliki. 
  3. Bertempat tinggal secara tetap.
  4. Adanya hubungan dengan lain (Persia, Cina, dan India).
  5. Pengaruh dari India, agama Hindu di Nusantara.
Bentuk Karya 
  1. Seni bangunan : candi, arca, prasasti, bangku tempat duduk raja. 
  2. Motif hias : bunga teratai atau padma (simbol dari singgasana ketuhanan yang paling tinggi, kelahiran Sang Budha, serta pusat energi yang suci dan keramat. 
  3. Swastika (lambangkan energi dan keselarasan kosmos). 
  4. Kalamakara (kepala melambangkan waktu, dan makara sejenis makhluk yang menyerupai buaya yang melambangkan sumber kehidupan). 
  5. Kinara (sejenis makhluk setengah manusia setengah burung yang melambangkan makhluk halus (dewa) penghuni langit). 
5 PERIODE ISLAM 
  1. Masuknya islam abad ke 13 M, (islam sudah masuk sejak abad ke 7) 
  2. Hubungan masyarakat dan pendatang beragama islam 
  3. Peranan para sunan dan sultan sangat dominan. 
  4. Sunan sebagai pemimpin dan penyebar agama. 
  5. Sultan sebagai pemimpin pemerintahan (raja). 
Bentuk Karya
  1. Seni kriya wayang, keris, makam, batu nisan, kaligrafi arab, kain bendera, kain batik. 
  2. Seni bangunan masjid, pintu gerbang masjid, dinding mihrab, langit-langit dan mimbar, dan istana. 
  3. Ragam hias ukiran pola tumbuhan, pola geometris, selalu terlihat menjadi hiasan dan menghindari bentuk-bentuk makhluk hidup. 
Periode Islam


6. SENI KRITA TRADISIONAL KLASIK (Hindu-Budha)

a. Kariya Seni Kriya Klasik

b. Karya Seni Kriya Rakyat

C. Kariya Seni Kriya Indonesia Baru
7. JENIS DAN TEKNIK SENI KRIYA

8. JENIS DAN TEKNIK SENI KRIYA
B. Analisis Karya
C. Analisis Karya

EVALUASI
A. JAWABLAH PERTANYAAN INI DENGAN JELAS 
1. Pengertian seni kriya adalah …. 
2. Sebutkan 5 media seni kriya dengan teknik pengerjaannya…. 
3. Sebutkan 5 buah contoh seni kriya prasejarah …. 
4. Jelaskan ciri-ciri karya seni kriya zaman Islam…. 
5. Jelaskan unsur atau nilai keindahan dalam seni kriya … 
6. Sebutkan 5 daerah di Nusantara yang terkenal seni kriyanya…. 
7. Sebutkan tiga kota/daerah Jawa Barat yang dikenal karena seni kriyanya 
8. Jelaskan teknik pembuatan seni kriya tanah liat…. 
9. Bagaimana kondisis seniu kriya pada masa kolonial…. 
10.Apa yang dimaksud dengan kebudayaan dongson ….



Desember 27, 2015

0 comments:

Posting Komentar